TIPS MEMBELI MOBIL BEKAS

Sering kali kita dicekam oleh paradigma lama bahwa membeli mobil harus yang baru, kalau tidak nanti akan kena masalah. Mungkin mobil tersebut sudah bobrok dalemannya, spare partnya langka, pajaknya ribet, dll. Namun jika kita memiliki dana terbatas untuk membeli mobil, kita tentu berfikir untuk membeli mobil bekas nantinya.
membeli mobil tidak harus baru. coba bayangkan jika anda memiliki uang 200 juta, kalau dibelikan mobil baru paling-paling cuma dapet All New Jazz. sayang kan, kalau unag sebanyak itu hanya dapat 1 mobil saja. Bayangkan saja jika uang yang 150 juta untuk invest ke tanah atau yang lain, kemudian 50 juta untuk membeli mobil yang sesuai kapasitas. Nanti setelah mobil dan tanahnya bosen, di jual bisa dapet toyota Fortuner atau bahkan Alphard. menaruk bukan??
Oleh sebab itu, kami akan membagikan sedikit tips sebelum membeli mobil bekas, supaya anda lebih nyaman dan aman dalam membeli.

1. Lihat kondisi keuangan anda terlebih dahulu sebelum membeli mobil. misalkan anda mempunyai dana sebesar 50 juta. berarti paling tidak anda harus menyisakannya 15%-20% nya untuk balii nama, pajak, servis perdana (untuk membereskan masalah mobil yang masih nempel). Dengan demikian, anda harus membeli mobil dengan harga sekitar 40-45 juta saja. jangan nekat untuk membeli mobil itu jika budget anda mepet/ terbatas. takutnya nanti anda kecewa dan akhirnya anda menjualnya kembali. sudah barang tentu jika anda menjualnya kembali dalam tempo singkat, anda akan rugi.

2. cari mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan anda, misalnya: berdasarkan jumlah anggota keluarga, kemampuan anda untuk membayar pajak setiap tahunnya, kegunaan dari mobil tersebut (dipakai harian atau dipakai saat bepergian bersama keluarga), dll.

3. Sebisa mungkin anda googling aja mengenai komentar orang-orang awam mengenai mobil yang ingin anda cari. biasanya mereka akan membagikan pengalaman mereka di forum obro-obrol. di forum tersebut juga akan dibahas bagaimana sparepartnya, perawatannya, kelebihan dan kelemahannya.

4. setelah anda mulai mantab dengan tipe mobil yang ingin anda beli, mulailah dengan membandingkan harga sesuai tipe dan tahun pembuatannya. jangan terkecoh dengan harga yang MURAH. Usahakan anda paham betul mengenai kondisi harga pasar mobil tersebut.

5. harga mobil biasanya ditentukan dari:
a. tahun pembuatan mobil tersebut (semakin muda semakin mahal — kecuali mobil antik).
b. tahun pajak yang bersangkutan (semakin panjang semakin mahal).
c. lokasi mobil berada (semakin menuju daerah perkotaan, harganya semakin murah. misal di daerah jakarta. hal ini terjadi karena disinyalir, mobil tersebut sudah capek, dan otot-ototnya juga udah nggak kukuh lagi buat di ajak jalan… hehe), daerah pantai juga menyebabkan mobil terancam korosi.
d. usia mobil bukan ditentukan dari usia secara harafiah. ingat, di SD dulu kita diajarakan tentang kapasitas mesin (di pelajaran IPS kalo nggak salah). pabrik mobil sudah memiliki target waktu regenerasi. target waktu tersebut bisa di lihat dari ODO meter. Jangan salah, ODO meter sebenarnya tidak bisa di reset/ di set ulang, karena di dalam odometer tersebut terdapat komponen yang rentan kerusakan kalau di bongkar, jadi pemilik mobil tidak mungkin membongkarnya, kecuali kalau dia punya bengkel sendiri SPESIALIS SPEEDOMETER, hehehe… (tapi kalau pas beli kabel speedometernya langsung di lepas, ya itu perkara lain..)
e. kondisi fisik mobil. anda bisa mulai melihat kondisi mobil dari pintunya. jika pintunya bermasalah, kemungkinan mobil tersebut juga bermasalah di bidang PERKEROPOSAN. tapi tidak menuntut kemungkinan bahwa anda juga harus memeriksa chasisnya, kaki2, Cat Mobil (pernah di cat ulang atau tidak, untuk mengetahuinya, bandingkan cat yang berada pada dinding bagian luar, dengan cat bagian dalamnya, terutama di bawah dashboard, sama atau tidak, lantai (cukup di lihat dari bawah, nggap perlu buka karpet, nanti diomelin yang punya.. hehe), kondisi suspensi juga harus diperhatikan karena jika suspensi tersebut rusak, anda juga akan mengeluarkan uang eksra lumayan untuk memperbaikinya. Lampu-lampu dan panel instrumen juga harus diperiksa. jangan menyepelekan komponen yang tidak berfungsi, misalkan power window rusak, jika kerusakan terjadi pada motornya atau jalurnya, minimal 300.000 melayang. oleh sebab itu periksa dengan teliti. kondisi ban juga harus diperiksa. anda bisa memeriksanya dari tingkat keausan roda, jika roda aus sebelah, hati2, berarti mobil tersebut pernah mabok (jalannya miring– maksudnya steernya pernah nggak balance). periksa juga toolkit mobil tersebut, minimal dongkrak dan kunci roda, supaya ketika mogok di jalan, tidak repot. setelah memeriksa kondisi tubuh mobil, sekarang kita mulai menjajal mesinnya. Mintalah pemilik mobil yang menyalakan mobilnya. sementara anda mengamati knalpot mobil tersebut. Jika kenalpot mengelurkan air, berarti sitem pendinginnannya bagus. kemudian rasakan asapnya, apakah PEDES atau tidak, juka terlampau PEDES, berarti pembakaran tidak sempurna. mintalah pemilik mengejut Pedal gas di RPM 3000, jika keluar asap, berarti benar, ada masalah di ruang bakar. kemudian anda coba dengarkan mesin dalam keadaan stationer. stabil atau tersendat-sendat, jika tersendat2 mintalah pemiliknya untuk menahan gas di RPM 600-800 jika masih nyendat-nyendat juga, berarti sistem karburasi tidak normal, mungkin belum di servis. ongkos servis karburator berkisar 75-125 ribu. Lakukan tarikan Gas secara mendadak kemudian dengarkan suara mesinnya, adakah suara ngelitik?? jika ada kemungkinan pistonnya dan perangkatnya udah tua/ belum di tune up (ongkos tune up sekitar 100- 150 Ribu). Periksa juga thermometernya, apakah pendinginnannya betul2 stabil atau tidak. setelah mencoba mesin, sekarang bagian transmisi. coba semua gigi yang ada (mesin tetap menyala). Rasakan setiap perpindahannya, apakah ada ganjalan atau tidak. jika ada kemungkinan Oli transmisinya udah uzurrr. ngomong-ngomong masalah Oli, periksa juga kapan pemilik mobil tersebut mengganti olinya, jika saat ganti oli tu tiba, anda bisa kebobolan 150- 200 Ribu.  Sekarang lakukan test drive. pilih lokasi test drive dengan segala medan, medan yang halus dan lurus, untuk mencoba akslerasi, transmisi, dan remnya. lokasi yang bergelombang untuk mencoba suspensi. kemudian di lapangan untuk mencoba steeringnya.
(Jika Pemilik mobil tidak mengijinkan anda melakukan semua itu, berarti MOBIL TERSEBUT BERMASALAH — SAY GOODBAY)

6. Periksa Juga Dokumen Mobil tersebut. Minimal STNK dan BPKB. sukur2 kalo masih ada kuitansi pembelian awal dan faktur pembeliannya. cocokkan dengan nomor mesin dan nomor rangka.

7.  Setelah itu, mulailah anda menawar harganya, tapi kalau nawar jangan ngajak AFGAN (SADISSS) nanti pemilik mobil bisa tersinggung dan jadi enggan menjual mobilnya. tawar sesuai harga pasaran dikurangi ongkos servis yang diperlukan. ingat jangan menggunakan bahasa yang kasar dalam menunjukkan kelemahan mobilnya.

8. Tanyakan kepada pemiliknya, berapa lama dia memilikinya. jika kurang dari 1 tahun, lebih baik anda jangan coba2 menawarnya. kemungkinan mobil itu bermasalah. (Pemiliknya aja nggak sayang apalagi anda nanti.. hehehe….)

9. Jika anda benar-benar menyukai mobil tersebut, namun pemiliknya masih menawarkan harga tinggi, sekarang pertanyaan berbalik pada anda, “BERAPA KEMAMPUAN FINANSIAL ANDA??”. jangan pernah memaksakan keinginan anda jika budget terbatas (ingat pasal 1 di atas). Berikan Jurus pamungkas dengan tawaran terakhir anda, jika pemiliknya memang berniat menjualnya, dia pasti memberikannya. Namun jika tidak, segera tinggalkan dan cari mobil lainnya.

10. Cermati betul langkah2 di atas. Membeli mobil seperti juga membeli sepatu, jika kita salah pilih kaki kita juga bisa lecet. maka dari itu, belajarlah sabar.

Semoga sukses dan tidak KEJEGLONG dalam membeli mobil Bekas…. :)

This entry was posted in TIPS AND TRICKS. Bookmark the permalink.

2 Responses to TIPS MEMBELI MOBIL BEKAS

  1. Utek Quantum says:

    Wah ribet juga ya? Padahal kadang ga sempet ngetes semuanya. Kalo bisa di ringkas gan, yg kira-kira penting dan cepat ngeceknya. Soalnya banyak mobil yang mo disurvey. Nanti kalo udah mantap baru cek detil.

  2. Autofixs says:

    wah… ni mobil mau dipakai sendiri atau di jual lagi gan?? kalau dipakai sendiri memang lebih baik detail, karena lebih mantab dalam perawatan selanjutnya. jadi kita sudah siap budget untuk mengatasi kejadian di masa yang akan datang. kalau mau di jual lagi, cek dulu suratnya (cocokkan dengan no rangka dan mesin), lihat kaki-kaki (masih kenyal atau sudah mati), untuk mesin (rasakan/ dengarkan bunyi2an yang ada di mesin) selama di tarik gas mesin tidak ngelitik/ ngerik, berarti mesin masih normal), bandingkan harga dengan harga pasaran (kalau di jual lagi masih untung atau tidak), taksir biaya perbaikan yang diperlukan (keropos, ganti oli, rem, usia aki), yang penting juga, pastikan bahwa panel-panel berfungsi normal) mungkin kalau diringkas seperti ini. hehehe… ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>